Friday, August 28, 2015

Tata Rambut Tradisional Bali

Rambut adalah mahkota bagi para wanita. Rambut yang sehat dan terawat akan menambah kecantikan rambut itu sendiri, Jaman dahulu para wanita identik dengan rambut panjang khususnya para wanita di Bali.
Rambut panjang menjadi identitas para wanita di Bali. Apalagi yang menjadi penari atau disebut pragina.

Kalau jaman sekarang, walaupun tidak semua wanita di Bali memiliki rambut yang panjang seperti wanita Bali tempo doeloe, tetapi masih ada wanita Bali yang membiarkan rambutnya panjang, contohnya aku dan salah satu teman di sekolah yang namanya akan dibahas pada post ini hehhee. Mau rambut panjang atau pendek, semua itu masalah selera gaya rambut masing - masing.

Jaman dahulu mengikat rambut merupakan suatu kewajiban karena rambut panjang yang terurai berkaitan dengan mistis. Beberapa mitos yang aku tahu saat ini masih ada di masyarakat Bali tentang rambut yaitu jangan mengurai rambut saat membuat upakara (upakara adalah sarana untuk upacara suci keagamaan), jangan mengurai rambut saat sembahyang dan saat memasuki area suci (Pura), jangan mengurai rambut saat sandi kala (pertemuan siang/sore menuju malam), jangan menyelipkan sisir di rambut saat sandi kala, hati - hati membuat helai rambut yang rontok atau setelah dipotong, dan sebagainya.

Mengapa tidak boleh mengurai rambut saat membuat upakara atau istilahnya majejaitan/metanding. Secara logika sangat repot jika saat mengerjakan sesuatu sambil duduk dan menunduk dengan waktu yang lama dan rambut terurai. Ya ngga?

Aku pernah baca dari buku Ida Bagus Sudarsana tentang Upakara Yadnya (maaf ya lupa nama bukunya )
disebutkan hal di bawah ini :



Readers pasti sudah tahu kan kalau rambut aku panjang. Waktu SD saat membantu ibu membuat upakara, nenek menegurku karena rambut aku tidak diikat.
Lalu aku bertanya, "Napi ngranayang yen majejaitan ten dados megambahan bokne ?"
artinya  "Apa yang menyebabkan saat majejaitan atau membuat upakara tidak boleh diurai rambutnya?"

Jawaban klasik, singkat , padat , dan jelas "Nak mule keto." artinya "Memang begitu."

Nah sekarang aku sudah tahu alasannya, kenapa saat membuat upakara rambut kita tidak boleh
diurai :)
Sejak jaman dahulu rambut bagi wanita di Bali sangatlah berharga, seperti yang aku bilang di awal. Memiliki rambut panjang melebihi pinggang suatu ciri khas wanita Bali, hingga sekarang itu masih lekat di masyarakat Bali khususnya bagi pragina (sebutan penari).
Em, kalo aku sih pragina bukan tapi suka nari dan kebetulan aja rambutku panjang hehhhee
Sering dikira pragina sih sama orang - orang, tapi bukan :(
tapi sebenernya pingin jadi pragina :D

Sesuai dengan judul post kali ini aku mau bahas tata rambut tradisional wanita Bali. Secara umum ada dua jenis yang identik dengan pusung atau mapusungan. Yaitu pusung gonjer dan pusung tagel.

Tuesday, August 25, 2015

REVIEW : Wardah Hydrating Aloe Vera Gel

Halo, readers :)

Beberapa hari yang lalu aku ke toko cosmetic untuk beli produk dari Wardah yang lagi hits banget.

Yupss! Wardah Hydrating Aloe Vera Gel.

Kenapa ya pada suka dengan produk ini?


Produk ini untuk semua jenis kulit direkomendasikan untuk kulit kering dan mengklaim dapat menjaga kelembutan kulit, melembabkan, dan menyegarkan tiap hari.






Kandungan produk :
Aqua, Aloe Barbadensis (Aloe Vera) Leaf Extract, Beta-Glucan, Glycerin, Butylene Glycol, Propylene Glycol, Biosaccharide Gum-1, Phenoxyethanol, PEG-40 Hydrogenated Castor Oil, Trideceth-9, Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, Triethanolamine, 1,2-Hexanediol, Caprylyl Glycol, Glyceryl Polyacrylate, Allantoin, Disofium EDTA, Ethylhexylglycerin, Fragrance, Polysorbate 20.



Sayangnya ngga ada kandungan SPF.

Oiya ngga sabar banget untuk coba produk ini untuk pertama kalinya. Katanya ada efek menyejukan gitu.
Dan benar sekali. Kesan pertama udah bagus banget, ngga cuma efek sejuk di kulit tapi juga  kulit jadi terasa lembut, gelnya juga mudah menyerap di kulit dan ngga lengket.
Rasanya kayak ngga pake apa - apa, tapi kulit terasa lembap.



Aloe Vera Gel ini ngga cuma untuk wajah, tapi juga bisa untuk tangan, kaki , dan badan lainnya.
Tapi aku cukup pakai di wajah aja :)


Kemasannya berwarna  tosca seperti ciri khas Wardah biasanya. Dengan tutup flip top membuat produk ini ngga gampang tumpah dan higienis lah.


Dengan harga Rp 36.000,-   isi 100ml.
Menurut aku produk ini harganya terjangkau, dan mudah didapat dari counter Wardah atau toko cosmetic.

Menurut aku Wardah adalah salah satu produk lokal yang memiliki kemasan simple tapi elegan , kualitas bagus serta harga yang terjangkau :)

Wardah Hydrating Aloe Vera Gel dapat sebagai anti-iritasi, anti-inflamasi, mendinginkan kulit yang kering dan merah akibat paparan sinar matahari, juga sebagai agen soothing untuk kulit yang terbakar sinar matahari.

Nah, aku pakai produk ini untuk sehari - hari.
Setelah membersihkan wajah dengan milk cleanser, toner, cuci muka, terus tap - tap muka dengan handuk hingga kering. Baru deh pakai Wardah Hydrating Aloe Veral Gel ini.

Btw kulit aku lagi kering dan merah - merah karena jerawat nih.
Dan produk ini membantu sekali, untuk menyamarkan kemerahan pada kulitku yg berjerawat juga terasa lembut di kulit.
Aromanya juga soft dan menenangkan banget.

AyuDamay baru aja bilang kalo dia ngga dapet beli produk ini, katanya sih sold out di toko cosmetic yang sama tempat aku beli.
yah kasian =.=

Eeemm,...Sejauh ini dan selanjutnya semoga ngga breakout deh :)
Suka, suka banget deh sama produk ini. Kemarin waktu liburan ke pantai Sanur, aku pakai produk ini sebelum pakai BB cream dan bedak.
Tapi karena sampai di pantainya sudah malam, jadinya ngga pap muka deh.
Ini foto waktu di perjalanan aja :)

"no make up" make up versi aku:)
Foto di atas aku pakai : Wardah Hydrating Aloe Vera Gel, Pixy BB Cream, Marcks' Loose Powder, Revlon Moisturizer Lip Stain-Rio Rush. 

(Update) Ngga ada efek brightening atau whitening, tapi ngga bikin kulit terlihat kusam kok.



Apa kamu sudah mencoba?
Bagaimana pengalamanmu ?  share it back ya ^^

See you soon :)







Sunday, August 16, 2015

200K MakeUp Challenge

Hello readers :)
It's Sunday... yey~yey
#finallyhome

Sebenernya udah lama mau bahas 200K MakeUp.
Dengan Rp 200.000,- bisa dapet apa aja sih untuk MakeUp?

Aku sering dapet pertanyaan tentang MakeUp dan harga-harganya dari temen-temeku :)
Apalagi masih sekolah dan uang jajan juga harus pintar - pintar mengaturnya, karena aku juga sering diingetin sama Ibu.
"Gek, uang jajan jangan dihabisin untuk beli MakeUp atau Cosmetic ya."

Dan aku menjawab, "Hehhhe, nggih Bu"

Tapi tetep aja pingin beli eyeshadow warna biru lah, merah lah, eyeliner lah, pingin bikin MakeUp Look begitu tapi kok warna eyeshadow cuma begini.
Biasalah masih suka laper mata sampai masa yang tidak bisa ditentukan hehhe..


Banyak banget Beauty YouTuber dan Beauty Blogger yang bahas tentang 200K MakeUp.
Udah lama sih mau blogging soal ini, tapi ya mager gitu wkkwkk
Dan kali ini aku sudah "no mager" untuk bahas 200K MakeUp :)

Dan beberapa hari yang lalu, sekalian aku buat 200K MakeUp Look.
What do you think ?

Dengan budget Rp 200.000,-
Bahkan kurang dari Rp 200.000,- aku bisa buat makeup seperti ini :)


Detail Eyes MakeUp-nya :)



Apa aja sih brand MakeUp yang aku pakai untuk MakeUp seperti di atas?

Thursday, August 13, 2015

Brand Make Up Lokal dan Ngomongin Cinta Produk Dalam Negeri

Halo readers :)
Karena ngomongin soal produk dalam negeri, kali ini ngga pake bahasa sok English deh. Walaupun masih tetep aja bakal ada kata - kata serapannya, tapi ngga masalah juga kalo belajar bahasa Inggris. Bukan berarti cinta negeri sendiri terus ngga mau belajar bahasa asing. Yang bener itu antara cinta bahasa sendiri dan belajar bahasa asing untuk menambah wawasan. Iya kali cita - cita liburan ke London tapi ngga tahu bahasa Inggris (misalnya). Tapi kan ya sekarang sudah ada pemandu wisata yang bisa menerjemahkan untuk wisatawan ?

Daripada maksa bahas bahasa asing dan pariwisata hehhee...
Maklum lah anak muda baru tau teori dan ngomong doang, belum tau realita dunia :D

Beberapa jam yang lalu aku mengunggah gambar tentang MEA 2015 (Masyarakat Ekonomi Asean) di Line seperti ini :

Tuesday, August 11, 2015

Aku Dan Hanya Aku

Tumbuh menjadi remaja 17 tahun makin hari tentunya belajar menjadi dewasa, yaitu pikiran.
Makin banyak kegiatan yang memerlukan sikap konsisten dan tanggung jawab.
17 Tahun tidak hanya sweet17th party, who's speciall someone come in your birthday, what's gift from your friends, tapi 17 Tahun jadi pertanda sudah mulai memiliki tanggung jawab terhadap diri sendiri lebih dari usia sebelumnya.
Sekarang sudah punya KTP dan SIM, secara hukum aku sudah memiliki status hukum yang sah bukan?

when i was child
17 tahun bisa dikatakan memasuki usia dewasa muda, and then... hahhaa i still feel i'm not 17th. I'm a teen with 158cm heigh. Orang - orang yang baru pertama kali bertemu, akan mengira aku masih SMP.
Wwkkkk really i look like Junior High School student?
Wah berarti wajah aku masih muda di bawah 17 tahun ya?

Soal tinggi badan, hmm semoga Tuhan masih memberi kesempatan aku tumbuh sebelum 21 tahun ya :D
Sampai saat ini aku masih berusaha terus memahami diri sendiri, karena lebih susah dibanding memahami orang lain.
Akhir - akhir ini aku berusaha untuk menemukan, Who's me? What i like to do? What's my passion?
What's my future goals? and more...

Kenapa itu penting? Karena aku ingin menjadi orang yang memang kepribadianku, aku ngga mau jadi orang lain.
Beda halnya, terinspirasi kemudian berusaha menjadi lebih baik. Dibandingkan dengan berusaha menjadi imitasi dari orang lain.

Karena aku ngga mau, menjadi suatu pribadi hanya karena melihat menjadi orang tersebut, penuh dengan pujian dari orang lain dan segala hal hebat lainnya.
Kembali lagi, apakah aku tipe pribadi seperti itu?

Aku hanyalah Aku, Diah Paramitha.
Aku ngga suka diatur, tapi aku mau mengikuti peraturan.
Membingungkan?

Dan sekarang

Aku sama seperti orang lain. Aku berbicara dan bercanda layaknya seorang teman lainnya.
Mungkin aku akan diam di awal saat memulai suatu pertemanan, karena aku ingin tahu siapa dan bagaimana orang tersebut.

Oiya, aku yakin orang lain tidak akan mudah memahami diriku sendiri kecuali dia memang orang yang ikhlas dalam berteman.
Apa aku tipe pemilih dalam berteman ?
Tidak, dengan siapa pun itu. Hanya saja jika dia ingin membawa hal buruk terhadap kehidupanku, apa aku yang akan menghindar.

Bukan berarti aku yang terbaik dan suci, karena pada dasarnya setiap manusia pasti ingin dipandang menjadi pribadi yang baik dan menjadi orang yang baik. Hahhhaa....aku buruk jika aku berbuat
buruk terhadap orang lain.
Dan aku baik jika berbuat baik dengan orang lain.

Sunday, August 9, 2015

Hello SMA : part 1

Hello readers :)
Kali ini aku post untuk yang kelas X, aku liat adik kelas X. Jadi inget dulu awal SMA, perubahan suasana dari SMP ke SMA. Beda banget!

Aku ngerasain banget temen yang bisa diajak seru - seruan, diajak suka duka, nemuin extra yang aku suka, SMA udah mulai nentuin "What you want to do?" "What you love to do"
Tapi jangan lupa jaga diri, kuat iman, jangan modal gengsi.

Itu sih kata - kata pembuka post kali ini, dan.....

I want to say Hi! to you murid baru SMA.... :)

Hai siswa baru SMA. Sudah siap jadi anak remaja SMA?
"Kak, SMA capek banget kegiatannya banyak, pulangnya juga sore."

Sunday, August 2, 2015

Lomba Mading Tingkat SMP dan SMA/SMK atau se-derajat Kota Denpasar 2015

Salam Budaya!

Kader Pelestari Budaya Kota Denpasar proudly present :

- Lomba Majalah Dinding (MADING) Tahun 2015 -

Siswa-siswi SMP/Sederajat dan siswa-siswi SMA/SMK/Sederajat ayo sambut Hari Kemerdekaan RI ke-70 dengan mengikuti kegiatan yg positif. Mari ikut berpartisipasi dalam Lomba Majalah Dinding (MADING) yang akan dilaksanakan pada tgl 15-16 Agustus 2015.

Segera daftarkan team kalian mulai tgl 1-14 Agustus 2015 bertempat di Dinas Kebudayaan Kota Denpasar pkl 14.30-18.00 wita.


So, what are you waiting for? Come join us!

Anak Muda Berani Berkarya!


Syarat, Ketentuan dan Informasi lebih lanjut, hubungi:

Dayu ulan (Humas Kader Pelestari Budaya Kota Denpasar) : 089679222464

Gandhi Wahyu (Ketua Pelaksana Lomba Mading) : 089620531401

Wahyu Saputra (Koordinator Umum) : 082247194701

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...